Menurutnya, fokus utama pelatihan kali ini adalah penanganan perdarahan pasca melahirkan yang menjadi penyebab tertinggi kematian ibu di Indonesia.
“Di Kabupaten Malaka sendiri pada tahun 2025 tercatat ada lima kasus kematian ibu dan tiga di antaranya disebabkan oleh perdarahan pasca salin. Ini memang kasus yang paling sering terjadi, padahal sebenarnya bisa mulai ditangani sejak di tingkat Puskesmas,” jelasnya.
Dr. Dion mengungkapkan, empat dokter spesialis kandungan di Kabupaten Malaka merasa terpanggil untuk meningkatkan kapasitas para bidan dan tenaga kesehatan agar lebih terampil menangani perdarahan pasca persalinan dengan metode sederhana namun efektif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena itu kami merasa tergerak untuk membuat bidan-bidan kita semakin pintar dan terampil. Caranya melalui workshop dan praktik langsung atau hands on. Mereka harus mengenali alat-alat yang digunakan dan tahu cara memakainya,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian besar alat penanganan perdarahan sebenarnya sudah tersedia di Puskesmas dan bahkan dapat diperoleh di apotek.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












