“Tinggal bagaimana tenaga kesehatan memahami penggunaannya sehingga ketika terjadi perdarahan bisa langsung ditangani sebelum dirujuk ke rumah sakit,” tambahnya.
Menurut dr. Dion, penanganan cepat sangat menentukan keselamatan pasien, terlebih jarak tempuh dari Puskesmas ke rumah sakit di Kabupaten Malaka rata-rata tidak lebih dari satu jam.
“Dari Puskesmas ke rumah sakit paling jauh hanya sekitar satu jam. Ini adalah golden period yang sangat penting dan sangat memungkinkan untuk menyelamatkan pasien apabila bidan dan dokter di lapangan memiliki keterampilan yang baik,” ungkapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengaku bersyukur karena kegiatan simposium dan workshop tersebut mendapat antusiasme tinggi dari tenaga kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Malaka.
“Saya lihat semua Puskesmas mengirimkan minimal dua orang bidan. Dokter-dokter di Puskesmas juga sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ini sesuatu yang sangat bagus,” ujarnya.
Dr. Dion optimistis melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan secara berkelanjutan, angka kematian ibu di Kabupaten Malaka dapat ditekan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












