TIMORNESIA.COM-Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan (RSUPP) Betun menggelar kegiatan Symposium dan Workshop RSUPP Update guna memperkuat kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan Indonesia–Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 9 Mei 2026 di Aula Garuda Hall Betun dan dilanjutkan pada 10 Mei 2026 di RSUPP Betun.
Symposium dan workshop ini menghadirkan 14 pembicara yang terdiri dari tiga keynote speaker yakni Bupati Malaka, Sekretaris Daerah Kabupaten Malaka dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, terdapat sembilan dokter spesialis, satu bidan dan satu perawat sebagai pemateri utama.
Direktur RSUPP Betun Oktelin Kurniawati Kaswadie, FisQua mengatakan kegiatan tersebut merupakan kegiatan ilmiah kedua yang pernah diselenggarakan RSUPP Betun setelah sebelumnya digelar pada tahun 2018.
“Kegiatan hari ini adalah hari pertama Symposium dan Workshop RSUPP Update. Ini kegiatan ilmiah kedua yang diselenggarakan RSUPP Betun setelah tahun 2018,” ujar dr. Oktelin.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












