Timornesia.com-Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kabupaten Malaka pada pekan lalu tidak hanya mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga berdampak serius pada sektor pertanian.
Sejumlah lahan perkebunan di Desa Biudukfoho dan Desa Lotas, Kecamatan Rinhat, mengalami kerusakan parah akibat bencana alam ini.
Salah satu warga Desa Lotas, Dens, mengungkapkan bahwa petani jagung di Kecamatan Rinhat dipastikan mengalami gagal panen akibat curah hujan yang tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beberapa Desa di Kecamatan Rinhat dipastikan gagal panen karena curah hujan yang tinggi. Ada beberapa lahan pertanian di Desa Lotas yang mengalami kelongsoran sehingga perlu diperhatikan secara serius oleh pemerintah desa setempat,” ujarnya.
Dens juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kondisi tanaman jagung yang semakin memburuk.
“Yang jelas ada kekhawatiran, terutama bagi petani jagung, karena daun mulai menguning dan dipastikan akan mati. Akarnya sudah hancur akibat terendam air,” tambahnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













