TIMORNESIA.COM-Kabupaten Malaka menegaskan posisinya sebagai jantung warisan dan pusat budaya masyarakat Timor, sebuah fakta sejarah yang telah diakui secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang.
Branding pariwisata budaya kini berpusat di Laran, Desa Wehali, Kecamatan Malaka Tengah, yang diyakini sebagai titik awal peradaban dan budaya Timor.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka, Aloysius Werang, menekankan bahwa pengakuan ini bukanlah klaim baru, melainkan upaya memperkuat narasi sejarah yang telah mengakar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Secara turun-temurun dan tercatat dalam sejarah budaya Timor, pusatnya memang ada di Laran, Desa Wehali, Kabupaten Malaka. Ini adalah warisan yang harus kita jaga dan kembangkan,” ujarnya.
Dukungan atas klaim ini terlihat dari berbagai situs budaya yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malaka. Situs-situs tersebut menjadi bukti fisik dan jejak peradaban masa lalu. Beberapa yang terkenal antara lain:
Rumah Adat Laran di Wehali sebagai situs inti,
Rumah Adat Leunhat di Besikama (Malaka Barat),
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













