Berbagai perkampungan adat seperti Liurai Malaka di Builaran, Asmanulea, Loro Dirma, Loro Lakekun, dan Loro Haitimuk.
Masih banyak perkampungan adat lain yang menjadi penanda kehidupan budaya di setiap kecamatan. Potensi situs-situs bersejarah ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya unggulan, menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menyelami akar sejarah dan budaya Timor.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka terus melakukan pembenahan dan pengembangan infrastruktur pendukung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fokus utama adalah membangun pariwisata budaya sebagai aset daerah yang bernilai ekonomis dan kultural, sekaligus melestarikan warisan untuk generasi mendatang.
Selain mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata, upaya ini juga diharapkan menjadi pemantik kesadaran masyarakat dan pemangku adat.
Diharapkan, geliat pariwisata budaya dapat mendorong masyarakat lebih memperhatikan, menjaga, dan melestarikan rumah adat serta tradisi, sehingga warisan nenek moyang tetap hidup dan menjadi kebanggaan bersama.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













