TIMORNESIA.COM-Para tokoh adat Wesei Wehali menyerukan kembali pentingnya menjaga keaslian struktur dan praktik adat dalam tatanan adat Wesey-Wehali.
Pertemuan yang digelar di Tafatik Laran itu dihadiri sejumlah tokoh adat berpengaruh seperti Raja Keser Wehali Tafatik Makoan Rai Yoseph Klau Samara), Yoseph Seran (Beilulik), Frans Seran (Umah Knua), Yosef Nahak Klau (Fukun Umakatus), Blasius Bau (Fukun Bei Rai), Oktovianus Klau (Bei Lalawar), Gabriel Kehi (Bei Aitou), Petrus Tahu (Makoan Uma Maktabuta Liurai), Andreas Tey Seran (Nain Fatuaruin Maroerai), Edmundus Klau Mauk (Fukun Bei Tema), dan Primigius Bere (Uma Kmusan Liurai).
Sementara dari perwakilan perempuan dihadiri oleh Maria Goreti Bete (Nain Feto Tafatik Lo’owalu), Anastasia Eno Mau (Fukun Feto Tema), Fransiska Tefa (Fukun Bei Rai), dan Magdalena Bui Bere (Uma Kmusan Liurai).
Pertemuan ini digelar di lokasi sakral Tafatik Laran dan menjadi ajang refleksi mendalam tentang pelestarian budaya leluhur yang semakin tergerus oleh perubahan zaman.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













