Namun, daya tarik tersebut tampaknya berkurang sehingga banyak dokter memilih meninggalkan Malaka.
“Para dokter ahli itu berasal dari kota besar dan sudah terbiasa dengan kehidupan perkotaan. Bagaimana mereka bisa betah di Malaka? Pemerintah Daerah Malaka wajib memberikan fasilitas dan insentif yang layak,”ungkap SBS.
Ia menyayangkan kepergian para dokter tersebut karena kehadiran mereka sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jika ada dokter ahli di Malaka, masyarakat yang sakit tidak perlu lagi dirujuk ke Atambua atau Kefamenanu. Kita sama-sama kabupaten, jadi seharusnya layanan kesehatan di Malaka bisa mandiri,”tambahnya.
Di bawah kepemimpinan SBS dan Wakil Bupati HMS, Pemerintah Kabupaten Malaka berkomitmen menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama.
Berbagai upaya akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Malaka, termasuk memastikan ketersediaan tenaga medis yang kompeten dan fasilitas kesehatan yang memadai.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













