“Di Kalimantan Timur, ada sekitar enam puskesmas yang belum memiliki internet memadai, tetapi secara keseluruhan ada 400 puskesmas di Indonesia yang akan kita dukung dengan bantuan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi),”jelas Setiaji.
Bagi puskesmas yang belum memiliki akses internet, penginputan data akan tetap dilakukan secara manual, tanpa mengurangi layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan berkualitas secara gratis dan merata di seluruh wilayah Indonesia.***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













