Martina menilai kesiapan anak tidak hanya diukur dari kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dari kesehatan fisik, perkembangan emosional, dan kemampuan bersosialisasi sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, YKPA juga menyoroti persoalan kekerasan terhadap anak yang masih menjadi ancaman serius di Kabupaten Malaka.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Malaka, sepanjang Januari hingga April 2026 tercatat sekitar 27 kasus kekerasan terhadap anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, pendampingan keluarga dan edukasi masyarakat dinilai perlu terus diperkuat agar angka kekerasan terhadap anak dapat ditekan.
“Kami berharap dengan adanya pendampingan dan edukasi kepada orang tua, kasus kekerasan terhadap anak bisa berkurang,” katanya.
Martina juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Malaka yang selama ini dinilai konsisten mendukung berbagai program pendampingan masyarakat.
Menurutnya, keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan teknologi membuat pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa, sehingga kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, sektor swasta, dan masyarakat menjadi sangat penting.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












