Lambertus menekankan pentingnya peran Kepala Desa (Kades) dalam menjalankan program ini.
Menurutnya, Kades merupakan tokoh terdekat masyarakat dan memahami kondisi sosial serta geografis wilayahnya.
Karena itu, SBS-HMS sangat berharap Desa menjadi ujung tombak gerakan kebersihan di 127 desa se-Kabupaten Malaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan kewenangan yang dimiliki, lanjut Lambertus, Desa bisa menyusun strategi pembersihan lingkungan, termasuk membersihkan bahu jalan dan saluran air untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan.
Selain pemerintah desa, Lambertus juga menyoroti peran penting lembaga pendidikan.
Ia menyebut bahwa sekolah merupakan salah satu penyumbang sampah yang signifikan, sehingga Kepala Sekolah dan Dewan Guru harus aktif memberikan edukasi kepada siswa.
“Anak-anak perlu dibiasakan untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cinta kebersihan, baik di sekolah maupun di rumah,” jelasnya.
Lambertus Bria berharap program Jumat Bersih SBS-HMS benar-benar menyatu dalam kebiasaan hidup masyarakat Malaka.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













