“Kapitan Meo bukan hanya sekadar kawasan penggembalaan. Kawasan ini adalah laboratorium alam yang sangat mendukung peningkatan kualitas genetik sapi Bali,” ujar Mathildes Seran.
Revitalisasi ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pengembangan industri penggemukan sapi dan produksi pupuk organik yang dapat meningkatkan kesejahteraan peternak.
Sinergi Pemerintah Daerah, Provinsi, dan Pusat untuk Kesuksesan Revitalisasi
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Revitalisasi UPT Kapitan Meo tidak hanya bergantung pada komitmen Pemerintah Kabupaten Malaka. Dibutuhkan dukungan dari semua tingkatan pemerintahan untuk memastikan bahwa kawasan ini dapat berkembang menjadi pusat pembibitan sapi Bali terbesar di NTT.
Mathildes Seran menegaskan bahwa revitalisasi UPT Kapitan Meo membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT, termasuk dukungan dalam bentuk bantuan pengadaan induk dan pejantan sapi unggul, pembangunan sarana dan prasarana, serta pelatihan bagi peternak lokal.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













