Sementara petani dengan lahan satu hektare rata-rata masih berada pada kisaran 100–120 karung di MT I 2025.
Peningkatan signifikan justru terjadi pada MT II 2025.
Dengan ketersediaan air yang cukup dan merata, produksi melonjak tajam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ada petani dengan lahan satu hektare bisa panen 150 karung bahkan sampai 170 karung. Yang punya lahan kurang dari setengah hektare bisa dapat sekitar 50 karung,” jelasnya.
Selain perbaikan irigasi, pemerintah juga menyalurkan bantuan benih padi berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Pada 2025, setiap kepala keluarga menerima 20 kilogram benih, tergantung luas lahan. Petani dengan lahan satu hektare bisa memperoleh hingga 30 kilogram benih.
Untuk pupuk dan obat-obatan, petani masih membeli secara mandiri di agen atau distributor di Kecamatan Weliman.
Harga pupuk mencapai Rp90.000 per karung (50 kilogram), sedangkan obat-obatan berkisar Rp35.000–Rp40.000 per bungkus.
Bonifasius berharap pada 2026 produksi gabah bisa meningkat lebih signifikan, mengingat sistem irigasi kini telah berfungsi optimal.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













