Bupati meminta PMI Malaka segera berkoordinasi dengan PMI Pusat dan PMI Provinsi NTT untuk mengembangkan UDD di Kabupaten Malaka.
Menurutnya, pengembangan pelayanan darah harus dilakukan melalui kolaborasi antara PMI Pusat, PMI Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten Malaka.
“Jadi harus koordinasi dengan PMI Pusat, PMI Provinsi untuk kembangkan UDD di Kabupaten Malaka. Nanti kolaborasi dengan PMI Pusat, PMI Provinsi dan juga Pemerintah Daerah untuk kita kembangkan UDD di PMI Kabupaten Malaka,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga membuka peluang penempatan aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kemampuan teknis di bidang pengelolaan darah untuk mendukung operasional UDD.
“Tenaga-tenaga ASN yang memiliki kemampuan teknis untuk mengelola darah, kalau diminta oleh PMI, tugaskan mereka di sana supaya memiliki kemampuan,” ujarnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, PMI Kabupaten Malaka diharapkan tidak hanya hadir ketika terjadi bencana, tetapi juga mampu memperluas pelayanan kemanusiaan melalui penguatan relawan, pelayanan sosial dan kesehatan, edukasi kebencanaan serta pelayanan darah bagi masyarakat.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













