Menurutnya, keberadaan situs ini telah diidentifikasi dan dikaji sebagai bagian dari kekayaan budaya Malaka.
“Dinas Pariwisata sudah mengidentifikasi dan mendalami situs bersejarah tersebut. Itu merupakan keyakinan masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun,” jelas Aloysius Werang.
Ia menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman untuk mengkaji potensi Masin Lulik agar dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata spiritual yang tetap menghormati nilai adat dan kearifan lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dinas Pariwisata sementara mendalami agar lokasi Masin Lulik bisa dijadikan salah satu destinasi wisata, khususnya bagi wisatawan yang tertarik pada wisata spiritual dan tradisi bertemu leluhur sesuai kepercayaan masyarakat setempat,” paparnya.
Pengembangan Masin Lulik diharapkan mampu menarik wisatawan yang tidak hanya mencari keindahan alam, tetapi juga pengalaman perjalanan yang lebih mendalam melalui pemahaman tradisi, budaya, dan spiritualitas masyarakat Malaka.
Destinasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk memperkaya ragam wisata budaya dan spiritual di Nusa Tenggara Timur.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













