TIMORNESIA.COM-Kasus kematian ibu dan bayi di Kabupaten Malaka pada tahun 2022 kembali menjadi perhatian publik setelah Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka menggelar Audit Maternal Perinatal (AMP) pada Kamis (20/11/2025).
Dalam laporan tersebut, angka kematian ibu pada tahun 2022 tercatat mencapai lima kasus dalam satu tahun.
Namun, Dinas Kesehatan menyebutkan terjadi penurunan signifikan pada tahun 2025, di mana hingga Oktober hanya terdata tiga kasus kematian ibu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu kasus terjadi di Puskesmas Betun pada tahun 2022, ketika tenaga dokter yang bertugas saat itu disebut tidak merespons panggilan petugas, sehingga penanganan terhadap pasien menjadi tidak tertolong.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini, dokter tersebut merupakan anak mantan Bupati.
Sebagai upaya tindak lanjut dokter tersebut kemudian dipindahkan ke Puskesmas Bani-bani, Kecamatan Io Kufeu.
Meski angka mortalitas ibu menurun, Dinas Kesehatan Malaka menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













