Perjalanan Hengki menjadi semakin menarik karena ia memiliki saudara kembar bernama Hendra Bria.
Keduanya tumbuh bersama sejak kecil, bermain di halaman rumah, berlari di lapangan desa, hingga berbagi impian untuk menjadi pesepak bola. Kehadiran Hendra menjadi teman sekaligus penyemangat dalam setiap langkah Hengki.
Bagi keluarga mereka, kedua anak tersebut merupakan kebanggaan yang terus didorong untuk berkembang, baik dalam pendidikan maupun olahraga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meniti Mimpi dari Sekolah Sepak Bola
Perjalanan sepak bola Hengki dimulai ketika pembinaan usia dini mulai berkembang di Kabupaten Malaka. Saat Sekolah Sepak Bola (SSB) mulai dibentuk, Hengki bergabung dengan SSB Kecamatan Weliman. Di sanalah bakat alaminya mulai dibentuk menjadi kemampuan yang lebih matang.
Para pelatih melihat Hengki sebagai pemain yang memiliki karakter pekerja keras. Ia dikenal rajin mengikuti latihan, disiplin menjalankan arahan pelatih, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Kemampuannya menguasai bola, membaca permainan, dan menciptakan peluang membuatnya dipercaya mengenakan nomor punggung 10, nomor yang identik dengan pemain kreatif sekaligus motor serangan tim. Kepercayaan itu dijawab Hengki melalui kerja keras di setiap pertandingan.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













