Berkat ini bukan hanya simbol sukacita, tetapi juga mengandung indulgensi penuh, yang berarti penghapusan hukuman atas dosa bagi umat yang memenuhi syarat rohani seperti pengakuan dosa, menerima komuni suci, dan tidak terikat pada dosa berat.
Berkat ini menandai dimulainya masa kepemimpinan Paus Leo XIV, yang dipenuhi harapan untuk pembaruan, kedamaian, dan pelayanan global.
Proses Konklaf yang Cepat dan Bersejarah
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Catholic News Agency, proses Konklaf kali ini termasuk yang tercepat dalam sejarah Gereja modern.
Hanya butuh empat kali pemungutan suara untuk memilih Paus baru.
Sebagai perbandingan, Paus Fransiskus terpilih setelah lima kali pemungutan suara, sedangkan Paus Benediktus XVI melalui empat kali, dan Paus Yohanes Paulus II bahkan membutuhkan delapan kali pemungutan suara selama tiga hari.
Sementara itu, salah satu konklaf tercepat yang pernah tercatat terjadi pada 1978, saat Paus Yohanes Paulus I terpilih hanya dalam waktu 24 jam.
Paus Leo XIV dan Harapan Baru bagi Gereja Katolik
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













