Menurutnya, pengawasan mahasiswa terhadap proses hukum merupakan bentuk partisipasi aktif dalam membangun daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, Dolvy juga menegaskan bahwa setiap persoalan yang berkaitan dengan kader partai politik sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme internal partai.
“Jika ada kader partai yang bersalah, biarkan partai yang bekerja dan menegur sesuai dengan aturan organisasi. Mahasiswa tidak perlu masuk ke ranah internal partai,” tandasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dolvy mengimbau agar semua pihak, termasuk mahasiswa, menjaga suasana politik agar tetap kondusif dan fokus pada upaya membangun daerah melalui kritik yang konstruktif dan berbasis data.
Dolvy juga menyerukan pentingnya independensi gerakan mahasiswa agar tidak kehilangan arah perjuangan.
“Mahasiswa adalah tulang punggung perubahan. Jangan biarkan idealisme kalian dikaburkan oleh kepentingan kelompok tertentu,” pesannya.
Dolvy menegaskan, AMPI Kabupaten Malaka akan terus mendukung mahasiswa yang berjuang untuk kepentingan rakyat dan pembangunan daerah, selama dilakukan secara damai, objektif, dan bebas dari intervensi politik.***


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













