Sementara itu, Kepala SMPK Sulama Kada, Yohanes Frederikus Kain, S.Pd, dalam sambutannya saat membuka kegiatan menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab bagi para pengurus OSIS yang baru dilantik.
Ia menyebut LKTDS bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan, melainkan proses pembinaan yang serius untuk membentuk kepemimpinan yang matang.
“LKTDS bukan sekadar formalitas pergantian pengurus, tetapi menjadi kawah candradimuka untuk membentuk pemimpin yang cerdas secara intelektual dan kuat secara mental. Saya berharap para siswa mampu menyerap seluruh ilmu yang diberikan oleh para narasumber,” tegas Yohanes.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta LKTDS akan mendapatkan berbagai materi kepemimpinan, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pemahaman hukum dan tata tertib.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor antara pihak sekolah dan aparat keamanan guna membentuk karakter siswa yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab.
Melalui LKTDS 2026 ini, SMPK Sulama Kada berharap lahir generasi pemimpin OSIS yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga mampu menjadi contoh positif bagi lingkungan sekitar.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













