Ketua Panitia MPLS, Maternus S. Luan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh sukacita. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MPLS merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, guru, orang tua, serta dukungan dari pihak paroki.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan selama lima hari ini berjalan dengan aman, tertib, dan penuh sukacita. Memulai hari dengan Misa pagi adalah fondasi kami. Kami ingin anak-anak tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kedalaman iman dan karakter yang kokoh,” ujar Maternus.
Ia menjelaskan, tujuan utama MPLS bukan sekadar memperkenalkan lingkungan sekolah, guru, tata tertib, maupun budaya belajar, tetapi juga membangun karakter peserta didik agar memiliki disiplin, tanggung jawab, serta semangat melayani yang dilandasi nilai-nilai Injil.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pelaksanaan MPLS yang mengedepankan pembinaan iman tersebut mendapat apresiasi dari Pastor Gereja Katolik St. Mikhael Kada, Romo Mauritius Oktavianus Nahak, Pr.
Menurut Romo Mauritius, kebiasaan memulai setiap aktivitas sekolah dengan Misa merupakan langkah nyata dalam membangun generasi muda Katolik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral, etika, dan kehidupan rohani yang kuat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













