“Sepakbola merupakan sarana promosi daerah paling jitu,” ungkap Bupati yang akrab disapa SBS.
Hal senada diutarakan Ketua ASKAB PSSI Malaka Adrianus Bria Seran bahwasannya sepakbola itu olahraga paling menghibur dan menjadi primadona.
Di Malaka sendiri sepakbola menjadi hiburan penting dan amat menyenangkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kita tidak bisa mengelak, untuk melahirkan pemain berkualitas maka harus memulai dari dasar, melatih karakter dan membina mental pemain sejak dini.
Ini kedengarannya seperti Malaka sedang dalam upaya menekan tombol reset dan refresh untuk memulai sesuatu yang lebih intens dalam fondasi sepakbola yang kuat dan kokoh.
Anak-anak mulai disentuh dan dibina untuk menguasai bola sebelum bergabung dalam permainan yang terorganisasi.
Memang untuk saat ini tidak semua desa atau lingkungan di wilayah Kabupaten Malaka memiliki klub sepakbola apalagi Sekolah Sepakbola (SSB) karena memang belum didukung infrastruktur yang memadai untuk bakat dan tumbuh-kembang menjadi pemain bintang.
Saya lebih suka bahasa ini, “Anak-anak Malaka seperti lahir dari rahim sepakbola, begitu alamiah dan tiba-tiba saja sudah tahu main bola”. Jika demikian, potensi anak-anak pesepakbola ini perlu didukung semaksimal-mungkin.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













