Menurutnya, karena Paskibra merupakan kegiatan ekstrakurikuler resmi sekolah, maka pelantikan oleh Kepala Sekolah menjadi bagian penting sebagai bentuk pengesahan sekaligus komitmen siswa untuk menjalani latihan dengan penuh tanggung jawab.
“Program ini bukan hanya bertujuan agar siswa lolos seleksi Paskibra kabupaten, tetapi juga membentuk karakter, disiplin diri, kepemimpinan, serta mental kebangsaan sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina Paskibra SMAN Harekakae, Maksimus Klau, S.Pd, menegaskan bahwa latihan Paskibra dilaksanakan secara bertahap dan terukur, mencakup pembinaan fisik, mental, kedisiplinan, serta pemahaman nilai-nilai kebangsaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Latihan Paskibra bukan sekadar baris-berbaris. Kami menanamkan disiplin, ketahanan mental, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab. Semua itu menjadi bekal penting bagi siswa, baik saat mengikuti seleksi maupun dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Maksimus.
Ia menambahkan, SMAN Harekakae secara konsisten menjadikan kegiatan Paskibra sebagai salah satu sarana strategis pembentukan karakter pelajar, terutama di wilayah perbatasan RI–RDTL.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













