Menurutnya, keberadaan lembaga-lembaga pendidikan tersebut telah melahirkan ribuan dokter, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, analis kesehatan, serta berbagai profesi kesehatan lainnya yang kini mengabdi di berbagai wilayah NTT maupun daerah lain di Indonesia.
“Beliau memiliki cara pandang yang jauh ke depan. Beliau memahami bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya berbicara tentang rumah sakit, puskesmas, atau fasilitas kesehatan, tetapi juga tentang bagaimana menyiapkan tenaga kesehatan yang profesional dan mampu melayani masyarakat. Karena itu beliau memberikan perhatian besar terhadap pendidikan kesehatan,” katanya.
Prof. Frans menegaskan bahwa manfaat dari kebijakan strategis tersebut masih dirasakan hingga saat ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, keberhasilan NTT dalam menghasilkan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas tidak terlepas dari fondasi yang dibangun oleh Stefanus Bria Seran selama mengabdi di pemerintahan.
“Kalau hari ini kita melihat banyak tenaga kesehatan asal NTT yang mampu mengabdi di berbagai daerah, itu tidak terlepas dari fondasi yang dibangun oleh tokoh-tokoh sebelumnya. Salah satu yang memiliki kontribusi besar adalah Bapak Stefanus Bria Seran,” ungkapnya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













