Selain peningkatan teknik bermain, PLT Kadispora Malaka juga menekankan pentingnya penanaman nilai sportivitas kepada para pemain sejak usia dini.
Ia berharap pembinaan sepak bola anak tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga karakter.
Ade Sjan menegaskan bahwa pembinaan SSB merupakan tanggung jawab bersama semua pihak, baik pelatih, orang tua, maupun pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini SSB, jadi kalau diajarkan dengan baik sejak awal, maka ke depan akan berubah dan menghasilkan atlet yang baik pula,” ucapnya.
Sementara itu, Pengawas Pertandingan, Jeremi Nahak, turut mengingatkan para hakim garis agar tidak hanya menjalankan tugas sebagai wasit pembantu, tetapi juga berperan sebagai pendidik bagi anak-anak SSB yang sedang bertanding.
“Kalau anak-anak melakukan kesalahan seperti salah lempar bola atau kaki masih menginjak garis lapangan, tolong disampaikan agar mereka bisa memperbaiki,” kata Jeremi.
Ia berharap pendekatan edukatif dalam setiap pertandingan dapat membantu perkembangan kemampuan dan pemahaman sepak bola anak-anak usia dini di Kabupaten Malaka.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













