Gerakan kebersihan lingkungan ini juga melibatkan sekolah dan pemuda sebagai motor penggerak perubahan.
Sekolah diharapkan menyediakan tempat sampah terpilah serta rutin menggelar kegiatan bersih-bersih.
Sementara itu, pemuda didorong menjadi agen perubahan dalam membangun kesadaran lingkungan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para camat juga diminta berperan aktif dalam memonitor dan mengevaluasi pelaksanaan gerakan kebersihan di desa-desa wilayahnya.
“Desa yang bersih adalah hasil kesadaran kolektif. Mari jaga lingkungan mulai dari rumah masing-masing. Desa Bersih, Masyarakat Sehat, Malaka Hebat,” pungkas Frida Fahik.***


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













