Menurut dia, Sulama Cup II 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola, tetapi juga menjadi wadah pembinaan generasi muda.
Karena itu, menurut Yohanes, keamanan dan ketertiban selama turnamen menjadi bagian penting agar seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dalam suasana yang aman, tertib, dan edukatif.
“Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda yang aman, tertib, dan edukatif,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Panitia Turnamen Sulama Cup II 2026, Marternus Sebastianus Luan.
Ia mengatakan, kesiapan personel Polres Malaka dalam mengantisipasi berbagai situasi selama pertandingan menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran turnamen.
Menurut Marternus, pertandingan sepak bola memiliki dinamika tersendiri karena melibatkan banyak pemain, suporter, dan penonton.
“Dinamika pertandingan sepak bola tentu berpotensi tinggi, namun berkat kesiapsiagaan dan langkah antisipatif dari personel kepolisian, seluruh laga dapat berjalan aman dan damai. Sinergi ini sangat luar biasa,” kata Marternus.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













