Henri menegaskan bahwa Kabupaten Malaka sejak dahulu dibangun dari semangat toleransi dan kehidupan masyarakat yang damai.
Menurutnya, masyarakat Malaka hidup berdampingan dengan saling menghormati, saling merangkul dan saling menjaga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Di Malaka kita hidup damai dan belum ada gesekan antara umat beragama sampai saat ini. Ini perlu dipertahankan, dirawat dan diwariskan terus menerus kepada anak cucu,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerukunan Jadi Tanggung Jawab Bersama
Wabup Malaka menekankan bahwa menjaga kerukunan umat beragama bukan hanya tugas tokoh agama maupun pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.
Ia menilai, ketika kerukunan terjaga maka pembangunan akan berjalan dengan baik, masyarakat hidup aman dan generasi muda dapat tumbuh dalam suasana damai.
“Ketika kerukunan terjadi maka pembangunan akan berjalan dengan baik, masyarakat hidup aman dan generasi dapat tumbuh dengan suasana yang damai,” ujarnya.
Henri juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima informasi di tengah derasnya arus media sosial yang kerap memunculkan berita-berita yang dapat memecah belah masyarakat.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













