Lanjut Paul Miki , penanganan darurat yang dikerjakan dapat diperkirakan akan selesai kurang lebih satu minggu.
“Ini kalau tidak hujan bisa 1 minggu sudah selesai dikerjakan namun kalau hujan maka diperkirakan bisa sampai 2 atau 3 minggu baru bisa selesai karena volumenya cukup besar dimana fondasi Abutment bisa sampai 2 atau 3 meter sampai ke dalam. “Tapi kita upayakan untuk secepatnya selesai dikerjakan sehingga arus lalulintas bisa normal kembali,”ungkapnya.
Terkait kerusakan abutment dan oprit jembatan Wekonon Paul mengatakan telah melaporkan ke Balai dan Dinas PUPR Provinsi NTT untuk dilakukan penanganan secara permanen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita juga sudah laporkan ke Balai dan Dinas PUPR Provinsi NTT untuk dilakukan penanganan secara permanen. Sambil menunggu itu kita lakukan dulu penanganan darurat agar tidak menambah kerusakan yang lebih parah dan arus transportasi kembali normal,”tandas Paul Miki.
Paul Miki meminta agar kendaraan dengan muatan diatas 5 ton untuk tidak melintasi ruas jalan tersebut. Hal itu untuk mencegah kerusakan yang lebih besar. ***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













