Bupati SBS : Tanah yang Sudah Diolah Wajib Ditanami

- Redaktur

Selasa, 1 September 2026 - 02:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Redaksi Editor : Redaksi
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menurut Bupati, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan program pemerintah berjalan tepat sasaran dan berorientasi pada hasil. Pengolahan tanah merupakan tahap awal dalam rangkaian usaha tani, sehingga harus dilanjutkan dengan penanaman dan pemeliharaan tanaman.

Dengan demikian, manfaat intervensi pemerintah tidak berhenti pada kegiatan olah tanah, tetapi berlanjut hingga menghasilkan komoditas pangan yang dapat dikonsumsi maupun memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Baca Juga :  Gubernur NTT Tekankan Perencanaan Inklusif di Musrenbang RKPD Malaka 2026, Fokus pada SDM Berkualitas dan Layanan Dasar

Semua Elemen Diminta Awasi Lahan yang Sudah Diolah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati SBS juga meminta keterlibatan seluruh jajaran pemerintahan di tingkat desa dan kecamatan untuk melakukan pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada petani.

Kepala desa dan aparat desa, camat serta seluruh staf kecamatan diminta memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program balik tanah di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Pelantikan di Pantai, Strategi Unik Bupati SBS-HMS Untuk Promosi Wisata Malaka

Mereka diharapkan ikut memastikan lahan yang telah memperoleh pelayanan alsintan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya.

“Semua elemen harus membantu mengawasi dan mengedukasi para petani agar tanah yang sudah diolah benar-benar ditanam. Para kepala desa, aparat desa, camat dan semua staf kecamatan harus beri perhatian terhadap program ini,” ujar SBS.

Berita Terkait

63 Karung Pakaian dan 16 Relawan Dari Malaka Akan Dikirim ke Flores
Bupati Malaka SBS Hadiri Kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2026
Polres Malaka Kawal Aksi Solidaritas dan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores, Malaka Bergerak dalam Kemanusiaan
Program Pacul Tanah Gratis Tahun 2026 Mulai Dari Wilayah Pegunungan
Desa se-Kecamatan Malaka Tengah Gelar Rakor dan Evaluasi Bulanan
Tujuh Relawan Nakes Asal Malaka Tiba di Ende, Langsung Diterjunkan ke Puskesmas Tangani Korban Bencana Flores
Pemkab Malaka Kerahkan 41 Traktor untuk Pacul Tanah Gratis, Target 3.000 Hektare
Bupati Malaka Lepas Relawan Kemanusiaan ke Flores

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Timornesia.com

+ Gabung

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 00:37 WITA

63 Karung Pakaian dan 16 Relawan Dari Malaka Akan Dikirim ke Flores

Kamis, 27 Agustus 2026 - 03:32 WITA

Bupati Malaka SBS Hadiri Kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Polres Malaka Kawal Aksi Solidaritas dan Seribu Lilin untuk Korban Gempa Flores, Malaka Bergerak dalam Kemanusiaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:38 WITA

Program Pacul Tanah Gratis Tahun 2026 Mulai Dari Wilayah Pegunungan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:53 WITA

Desa se-Kecamatan Malaka Tengah Gelar Rakor dan Evaluasi Bulanan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:40 WITA

Tujuh Relawan Nakes Asal Malaka Tiba di Ende, Langsung Diterjunkan ke Puskesmas Tangani Korban Bencana Flores

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:01 WITA

Pemkab Malaka Kerahkan 41 Traktor untuk Pacul Tanah Gratis, Target 3.000 Hektare

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:45 WITA

Bupati Malaka Lepas Relawan Kemanusiaan ke Flores

Berita Terbaru

PMI Kabupaten Malaka sumbang fiber air untuk RSUD Aeramo Nagekeo/dok istimewa/Timornesia

Berita

PMI Malaka Sumbang Fiber Air untuk RSUD Aeramo Nagekeo

Rabu, 2 Sep 2026 - 14:36 WITA