Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air yang berpotensi mengancam pemukiman serta lahan produktif warga.
Selain banjir, ancaman longsor juga menjadi perhatian utama. Bupati SBS menyebut Desa Oekmurak, Kecamatan Rinhat, sebagai salah satu lokasi kritis yang membutuhkan penguatan tebing segera.
“Di Oekmurak, banjir dan longsor sudah menggerus puluhan hektar lahan pertanian dan memasuki pemukiman warga. Ini kerugian yang sangat besar bagi masyarakat,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati SBS menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh tinggal diam menghadapi ancaman tersebut.
Ia meminta seluruh pejabat, termasuk para calon pimpinan OPD yang sedang mengikuti seleksi, untuk memiliki kepekaan serta komitmen tinggi terhadap keselamatan rakyat.
“Kepemimpinan yang baik harus memastikan perlindungan terhadap masyarakat, termasuk dari ancaman bencana alam,” ujarnya.
Melalui program percepatan pembangunan tanggul dan penguatan tebing ini, Pemerintah Kabupaten Malaka berharap dapat memberikan solusi jangka panjang guna mengurangi risiko bencana serta meningkatkan rasa aman bagi warga yang tinggal di daerah rawan.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













