Dalam keterangannya kepada wartawan, Bupati menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat Numbei, terutama saat musim hujan ketika wilayah tersebut terputus akibat banjir.
“Setiap musim hujan masyarakat tidak bisa melakukan perjalanan ke pusat ekonomi. Mereka tidak bisa menjual hasil hutan, pertanian, maupun ternak serta memenuhi kebutuhan hidupnya,” jelasnya.
Ia juga menyebut bahwa pembangunan jembatan di wilayah terisolasi sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan di berbagai daerah di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semua daerah yang terisolasi karena sungai harus dibangun jembatan. Apa yang kami lakukan di Malaka ini sejalan dengan perintah Bapak Presiden,” katanya.
Bupati mengaku terenyuh setelah melihat tayangan seorang ayah yang harus membangun jembatan darurat dari kayu agar anaknya tidak terlambat mengikuti ujian saat banjir melanda.
“Hal seperti itu tidak boleh terus terjadi. Karena itu pemerintah harus hadir,” tegasnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













