TIMORNESIA.COM-Sebanyak 10 Kecamatan di Kabupaten Malaka menjadi sasaran intervensi program pengolahan lahan menggunakan alat berat (Excavator) dengan total luasan mencapai 500 hektare pada tahun anggaran 2026.
Sepuluh Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Weliman, Rinhat, Malaka Tengah, Kobalima, Kobalima Timur, Sasitamean, Io Kufeu, Laenmanen, Botin Leobele dan Malaka Timur.
Sementara Kecamatan Malaka Barat dan Wewiku tetap dilakukan pengolahan lahan mengganggu traktor roda empat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Malaka, Lorens Bere, Jumat 6/3/2026.
Menurutnya, lebih dari 70 desa yang tersebar di 10 kecamatan tersebut menjadi sasaran program Pacul Tanah Gratis menggunakan alat berat.
Ia menjelaskan, untuk memastikan kelayakan lahan yang akan diolah menggunakan alat berat, tim teknis dari Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang akan melakukan tahapan Survey, Investigasi, dan Design (SID) terhadap lahan seluas 500 hektare tersebut.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













