Perpaduan antara musik modern dari marching band dan budaya lokal melalui Tarian Likurai menghadirkan suasana yang mengundang decak kagum para tamu undangan dan masyarakat yang memadati arena pembukaan.
Momen tersebut menjadi salah satu daya tarik utama Opening Ceremony Sulama Cup II.
Tidak sedikit penonton yang mengabadikan penampilan para siswa menggunakan telepon genggam sebagai kenang-kenangan atas pembukaan turnamen yang berlangsung meriah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Pelaksana Sulama Cup II, Maternus Luan, mengatakan keterlibatan Marching Band SMAN Welaus dan penampilan Tarian Likurai merupakan bentuk kolaborasi antarlembaga pendidikan dalam menyukseskan turnamen tersebut.
“Kami ingin Opening Ceremony Sulama Cup II tidak hanya menjadi seremoni pembukaan pertandingan, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan kekayaan budaya daerah. Kehadiran Marching Band SMAN Welaus dan Tarian Likurai dari siswa SMP Katolik Sulama Kada menjadi simbol semangat kebersamaan yang kami bangun dalam turnamen ini,” ujar Maternus Luan.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













