TIMORNESIA.COM-Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka mulai mengidentifikasi potensi pengembangan dua dari empat situs budaya terkenal di Kecamatan Wewiku untuk dijadikan destinasi wisata unggulan.
Dua situs yang dinilai memiliki potensi besar tersebut yakni Sumber Mata Air Nono Au dan Komu, yang dikenal masyarakat sebagai kawasan sarang buaya.
Selain Nono Au dan Komu, terdapat dua situs budaya lainnya, yaitu Hali Ahuk dan Kanokar Liurai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keempat situs tersebut dipercaya oleh leluhur Kenaikan Rabasahain sebagai tempat keramat dan bersejarah sejak awal peradaban di wilayah Malaka.
Seluruh lokasi tersebut berada di kawasan hutan adat Alkani, yang hingga kini menjadi simbol kemakmuran serta kesuburan tanah Malaka.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Malaka, Aloysius Werang, menjelaskan bahwa Sumber Mata Air Nono Au telah dikunjungi langsung oleh tim dan dinilai berpotensi untuk ditata sebagai destinasi wisata alam berbasis budaya.
Sementara itu, situs Komu masih memerlukan kajian lebih mendalam, terutama terkait aspek regulasi, keamanan, dan kelayakannya sebagai tujuan wisata.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe












