Di sisi lain, BMU Alor Pantar berusaha bangkit melalui umpan-umpan panjang dan serangan dari sektor sayap. Namun, solidnya lini pertahanan PS Malaka membuat setiap ancaman berhasil dipatahkan hingga pertandingan berakhir.
Tambahan waktu dua menit pada babak kedua tidak mengubah keadaan. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan PS Malaka keluar sebagai juara Piala Soeratin U-13 Seri Provinsi NTT 2026.
Keberhasilan mempertahankan gelar menjadi bukti nyata bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Malaka berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Sepanjang turnamen, para pemain memperlihatkan permainan kolektif, penguasaan bola yang baik, disiplin dalam menjaga posisi, serta semangat juang yang tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesuksesan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang dilakukan di SSB PS Malaka di bawah arahan Direktur Olahraga dr. Dionisius Christian Bria Seran, Sp.OG, bersama pelatih Ade Sjan Maikameng serta seluruh tim ofisial yang terus membina para pemain sejak usia dini.


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













