Dalam konferensi pers usai pertandingan, pelatih Bajak Laut Max Wago mengakui timnya sebenarnya sudah mempersiapkan diri dengan matang, namun keberuntungan belum berpihak.
“Kami punya beberapa peluang emas di depan gawang, tapi gagal dimanfaatkan. Ke depan, kami akan melakukan evaluasi dan rotasi pemain agar bisa tampil lebih baik di dua pertandingan berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Persab Belu Adnan Mahing melalui asisten pelatih saat konferensi pers memuji performa lawan yang tampil luar biasa, namun menegaskan bahwa disiplin dan kerja keras timnya menjadi kunci kemenangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertandingan hari ini sangat menegangkan. Kedua tim sama-sama menyerang, tapi hasil ini adalah buah dari kerja keras, disiplin, dan determinasi pemain,” jelasnya.
Kemenangan atas Bajak Laut Manggarai Barat menjadi bukti bahwa Persab Belu tidak sekadar datang sebagai peserta, melainkan sebagai tim dengan ambisi besar.
Dukungan penuh masyarakat Belu di setiap laga menjadi energi tambahan yang terus menghidupkan semangat para pemain di lapangan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













