Menurut Gubernur, selama ini struktur ekonomi NTT masih menunjukkan ketimpangan antara pihak produsen dan pedagang, sehingga nilai tambah hasil produksi belum sepenuhnya dinikmati oleh petani, nelayan, dan pelaku UMKM.
Sebagai kebijakan afirmatif, Gubernur Melki juga menyampaikan rencana agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di NTT membelanjakan minimal Rp100.000 per bulan untuk produk lokal melalui NTT Mart.
“Belanja di NTT Mart dapat membantu pelaku UMKM tumbuh dan berkembang,” tandasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Wakil Bupati Malaka Henri Melki Simu (HMS) mengatakan kehadiran NTT Mart akan menjadi gerbang emas yang membawa produk-produk UMKM lokal Kabupaten Malaka menuju pasar yang lebih luas.
“Kehadiran NTT Mart merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memberdayakan ekonomi lokal dan mengangkat derajat masyarakat NTT, khususnya Kabupaten Malaka,” ungkap Wabup HMS.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













