Lebih lanjut, Meri Kain menambahkan bahwa sepak bola tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, melainkan juga sarana pendidikan karakter.
Nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, dan semangat pantang menyerah, menurutnya, adalah fondasi penting dalam membangun generasi muda yang tangguh dan berintegritas.
Selain menjadi arena kompetisi, Aintasi Cup XIV Kabupaten Malaka 2025 juga berfungsi sebagai wadah pencarian bibit unggul sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Malaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diharapkan, dari lapangan sederhana di Desa Fahiluka ini, akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang kelak mampu mengharumkan nama Malaka di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
Srikandi Golkar ini juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemerintah daerah, sponsor, dan masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan turnamen tahun ini.
“Kepada seluruh tim dan pemain, bertandinglah dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Menang memang penting, tetapi persaudaraan jauh lebih bermakna. Semoga Aintasi Cup XIV menjadi momentum persatuan dan menumbuhkan semangat cinta sepak bola di tengah masyarakat,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Malaka itu menutup sambutannya.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













