“Instruksi Bupati sangat jelas. Tidak boleh ada genangan air di bahu jalan, karena itu berpotensi menyebabkan kecelakaan, kemacetan, dan bisa memicu penyakit,” tegas Roby Klau saat diwawancarai di lokasi pengerukan, Jumat 12 Juni 2025.
Pengerahan alat berat berupa excavator dilakukan sejak Kamis sore, 12 Juni 2025, dan dilanjutkan hingga Jumat, 13 Juni. Tujuannya jelas mengatasi saluran yang selama ini tersumbat agar aliran air kembali lancar.
Dengan penuh keyakinan, Roby menyampaikan, “Sore ini kita pastikan genangan sudah berkurang signifikan dan arus lalu lintas akan kembali normal,”ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kapasitasnya sebagai Penjabat Desa sekaligus ASN di Sekretariat DPRD Kabupaten Malaka, Roby merasa bertanggung jawab penuh menjalankan instruksi pimpinan daerah.
Ia menyebut bahwa sejak dirinya dilantik, salah satu poin penting yang ditekankan oleh Bupati adalah kebersihan lingkungan desa, termasuk bebas dari genangan air di bahu jalan.
“Setiap ada genangan, kita harus gerak cepat. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













