Senada dengan itu, Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyebut kesepakatan ini merupakan langkah awal untuk memulai sistem pengolahan sampah modern di wilayah perbatasan.
Ia berharap proses tersebut dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat.
“Ini langkah awal untuk memulai. Nanti kita akan buat time schedule sehingga secepatnya bisa dimulai. Kalau bisa tahun ini atau paling lambat tahun depan sudah mulai berjalan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, selama ini pengolahan sampah di daerah masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kebiasaan membuang sampah ke sungai hingga pengolahan di tempat pembuangan akhir (TPA) yang masih menggunakan sistem open dump.
Karena itu, ia menilai pengolahan sampah modern tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi tiga kabupaten tersebut.
“Ke depan kita tidak ingin sampah menjadi masalah. Justru kita harus berpikir bagaimana sampah ini bisa menjadi sumber PAD bagi tiga kabupaten,” tegasnya.
Terkait lokasi pembangunan fasilitas pengolahan, kata Bupati Wily harus mencari titik strategis yang berada di tengah-tengah wilayah tiga kabupaten sehingga memudahkan distribusi dan pengolahan sampah.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













