Kedua, peningkatan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan pasar yang berada di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ).
Ketiga, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, serta perumahan bagi masyarakat.
Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, mengatakan pertemuan tiga kepala daerah tersebut merupakan langkah awal untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat perbatasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketiga pemimpin daerah yakni Kabupaten TTU, Belu dan Malaka telah duduk bersama untuk memperjuangkan hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia yang tinggal di wilayah perbatasan,” kata Bupati Stefanus Bria Seran saat konferensi pers.
Ia menjelaskan, kerja sama awal akan difokuskan pada pengolahan sampah, peningkatan ekonomi melalui pemanfaatan pasar di PLBN menjadi kawasan FTZ, serta pembangunan infrastruktur dasar jalan dan jembatan serta perumahan bagi masyarakat.
Menurutnya, hasil pertemuan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui penandatanganan MoU dan PKS yang mengatur jadwal kegiatan dan program yang akan diusulkan kepada pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













