Aksi ini tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga simbol bahwa perubahan sosial membutuhkan keterlibatan luas masyarakat.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak tidak cukup hanya melalui kebijakan, tetapi harus dihidupkan dalam perilaku dan budaya masyarakat sehari-hari.
KPA Malaka berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesadaran publik akan pentingnya ruang hidup yang aman bagi semua, sekaligus membantu mengurangi stigma terkait isu kesehatan dan kekerasan yang masih menjadi tantangan di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan meningkatnya kepedulian dan keterlibatan masyarakat, perubahan menuju Malaka yang lebih aman dan inklusif diharapkan dapat terwujud.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













