“Pada tahun 2026 dana-dana dari DAK dan dari balai terus kita perjuangkan, baik di Balai Sungai maupun Balai Jalan. Ini untuk melanjutkan pembangunan tanggul, bronjong, dan jalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk ruas jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi, pihaknya aktif melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Beberapa proyek strategis yang menjadi perhatian antara lain Jembatan Welaus, ruas jalan Welaus–Kusa, serta ruas Lorotolilos–Motamasin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lebih lanjut, Lorens memaparkan sejumlah pekerjaan yang telah dan sedang dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi visi misi Bupati dan Wakil Bupati.
Pada tahun 2025, Dinas PUPR telah mengerjakan tanggul di Oan Mane dan Motaain, sementara Jembatan Gantung Numbei saat ini masih dalam proses pengerjaan karena kontrak kerja selama dua tahun. Selain itu, ruas jalan Haitimu–Kakaniuk juga dilanjutkan kembali tahun ini hingga selesai.
Untuk kewenangan pusat, Dinas PUPR memanfaatkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













