TIMORNESIA.COM-Keberhasilan warga Kabupaten Timor Tengah Utara, tepatnya di Desa Kuaken, Kecamatan Noemuti Timur, menarik perhatian.
Vinsen Silab, yang selain menjadi petani pepaya California juga aktif sebagai Sekretaris Desa, berhasil meraup keuntungan senilai Rp 5 juta dalam sebulan hanya dari lahan seluas 25 are.
Dengan penggunaan pupuk organik dari kotoran sapi, Vinsen mampu menjaga kesuburan tanaman pepaya sehingga menghasilkan buah berkualitas dan sehat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya merasa sangat senang sudah panen pepaya California yang sudah saya rawat hampir satu tahun ini,” ungkap Vinsen dengan bangga.
Meskipun hanya membudidayakan pepaya di lahan terbatas, hasil panennya tergolong memuaskan.
“Pepaya California ini sudah saya masukkan ke sejumlah pedagang yang berada di kota Kefamenanu,” kata Vinsen.
Upaya pemasaran lokal ini menjadi kunci utama bagi petani untuk meningkatkan margin keuntungan.
Di sela kesibukannya sebagai sekretaris desa, Vinsen tetap menyempatkan waktu untuk mengurus kebun pepayanya.
“Dalam kesibukan saya sebagai Sekretaris Desa juga saya menekuni dan mencintai pertanian sehingga walaupun waktunya tidak cukup, saya tetap berusaha meluangkan waktu untuk bertani pepaya California,” paparnya.
Menurutnya, berkebun bukan hanya memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat desa lainnya.
Tidak hanya memberikan bidang bakat, prestasi Vinsen juga menyiratkan semangat wirausaha di desa.
Dari lahan 25 are, pasokan pepaya ke pasar lokal memberi dampak positif bagi perekonomian keluarga dan menjadi contoh nyata bagi generasi muda untuk bertani secara modern dan menguntungkan.***


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













