Lorens juga mengimbau para camat, kepala desa, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) untuk lebih aktif mendorong masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan maupun lahan tidur untuk kegiatan budidaya tanaman hortikultura, khususnya sayuran dan pisang buah.
Menurutnya, Kabupaten Malaka memiliki potensi besar untuk pengembangan sektor pertanian karena didukung oleh kondisi tanah yang subur serta ketersediaan air yang cukup memadai.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah memberikan dukungan kepada masyarakat melalui bantuan pengolahan lahan secara gratis, sehingga petani dapat langsung memanfaatkannya untuk kegiatan bercocok tanam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pisang misalnya, petani cukup menyiapkan lubang tanam dan menanam bibit di lahan yang tersedia. Dengan kondisi tanah yang subur di Malaka, peluang keberhasilannya sangat tinggi,” pungkasnya.***
Halaman : 1 2


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













