TIMORNESIA.COM-Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran, MPH (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS) menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah.
Komitmen tersebut dibuktikan pada tahun 2025, di mana Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) berhasil mengolah lahan pertanian milik masyarakat secara gratis dengan capaian yang melampaui target, yakni lebih dari 3.000 hektare.
Memasuki tahun 2026, Pemkab Malaka kembali menargetkan pengolahan lahan pertanian milik masyarakat seluas 3.500 hektare.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total tersebut, seluas 3.000 hektare akan diolah menggunakan traktor roda empat (TR-4), sementara 500 hektare lainnya akan dikerjakan menggunakan alat berat ekskavator.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Malaka, Lorens Bere, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).
Menurut Lorens, target pengolahan lahan pertanian secara gratis pada tahun 2026 pada prinsipnya masih sama seperti tahun sebelumnya, namun dengan penambahan luasan melalui penggunaan ekskavator.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













