Dalam sambutannya, Bupati Stefanus Bria Seran menegaskan bahwa bantuan kendaraan operasional kepada lembaga keagamaan tidak memiliki muatan politik sebagaimana yang pernah dituduhkan sebagian pihak.
Menurut SBS, tudingan bahwa bantuan kendaraan kepada para pemimpin agama diberikan untuk kepentingan politik terbantahkan oleh fakta perjalanan politiknya sendiri.
“Pada periode pertama ketika saya memberikan bantuan mobil kepada para pemimpin agama, ada yang mengatakan itu untuk kepentingan politik. Faktanya pada Pilkada tahun 2020 saya kalah. Jadi anggapan itu tidak benar dan patah dengan sendirinya,” tegas SBS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan bantuan tersebut diberikan dengan ketulusan dan kejujuran sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
“Saya memberikan mobil ini dengan ketulusan hati dan kejujuran. Kami dibesarkan dalam keluarga sederhana dan diajarkan untuk melayani dengan tulus tanpa tipu-tipu,” ujarnya.
Bupati dua periode itu juga menegaskan bahwa dirinya telah menyelesaikan masa kepemimpinan sesuai ketentuan sehingga tidak ada alasan untuk mengaitkan bantuan tersebut dengan kepentingan politik.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













