Menurutnya, pengembangan SDM adalah investasi jangka panjang yang tak ternilai.
“Kekayaan manusia itu ada tiga: kekayaan intelektual yang tidak akan hilang, kekayaan persahabatan yang abadi, dan kekayaan material yang bisa lenyap. Karena itu, membangun SDM adalah prioritas,” tambahnya.
Bupati SBS menjelaskan bahwa program pengembangan SDM kesehatan ini akan berlangsung selama lima tahun dan dirancang untuk berkelanjutan hingga jenjang profesi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta program, terutama ASN, harus menjalankan proses pendidikan secara tuntas.
“Program ini harus tuntas, jangan setengah-setengah. Bagi ASN, cara terbaik untuk memperbaiki diri adalah melalui pendidikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati SBS menyampaikan apresiasi kepada Universitas Strada Indonesia Kediri atas kemitraan dan dukungan berkelanjutan terhadap peningkatan SDM di Kabupaten Malaka.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka, kami berterima kasih kepada Universitas Strada Indonesia Kediri yang telah menerima anak-anak Malaka untuk melanjutkan studi dan memperkuat SDM kesehatan di Kabupaten Malaka,” ujarnya.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













