Sebaliknya, konflik sosial yang tidak tertangani dapat menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi.
“Dampak ekonominya sangat signifikan. Kita menargetkan penurunan kerugian ekonomi akibat konflik hingga minimal 30 persen, serta peningkatan rasa aman pelaku usaha hingga 85 persen,” jelas Hendrina.
Target tersebut menjadi salah satu orientasi manfaat yang ingin dicapai melalui penguatan sistem deteksi dini di Kabupaten Malaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selaras dengan Agenda Nasional dan Transformasi Digital
Pengembangan SIDINI juga diarahkan untuk mendukung agenda nasional dan transformasi tata kelola pemerintahan berbasis digital.
Proyek perubahan tersebut disebut sejalan dengan Asta Cita ke-1, ke-7 dan ke-8, serta tema PKN II Tahun 2026 tentang “Pengembangan Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Transformasi Tata Kelola Bangsa untuk Mewujudkan Resiliensi Nasional dan Daya Saing Global.”
SIDINI juga mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial, Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, serta penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).


Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe













